Konsel.anoatribun.com -Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin kerja sama dengan RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk pelaksanaan pemeriksaan konfirmasi Defisiensi Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase (G6PD) pada bayi baru lahir.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kesehatan Konsel dan RSUD Dr Soetomo Surabaya, Kamis (4/6).
Kepala Dinas Kesehatan Konsel, Nurlita Jaya AS mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan program skrining bayi baru lahir guna mendeteksi secara dini berbagai kelainan bawaan yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak.
Menurutnya, kesehatan bayi merupakan investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, deteksi dini terhadap kelainan genetik menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan risiko kesakitan, kecacatan hingga kematian pada bayi.
“Defisiensi G6PD merupakan salah satu kelainan genetik yang perlu mendapatkan perhatian serius. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sel darah merah, anemia hemolitik hingga ikterus berat yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan permanen apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini,” ucap Nurlita.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama tersebut, setiap bayi di Konsel yang teridentifikasi memiliki hasil skrining positif atau suspek Defisiensi G6PD akan mendapatkan akses pemeriksaan konfirmasi yang akurat dan berkualitas
