Andoolo.anoatribun.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim bagi Dokter di Puskesmas. Kegiatan yang berlangsung pada 2–12 Juni 2026 di Hotel Sahid Azizah Syariah ini diikuti oleh 30 dokter yang berasal dari 26 puskesmas se-Kabupaten Konawe Selatan.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan primer, khususnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks), yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan sekaligus penanggung jawab kegiatan, Yuyun Nirwana Subair, SKM., M.Kes, mengatakan bahwa deteksi dini merupakan langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien serta menekan angka kematian akibat kanker.
“Melalui pelatihan ini, para dokter puskesmas dibekali pengetahuan dan keterampilan yang lebih komprehensif dalam melakukan skrining, identifikasi faktor risiko, hingga penanganan awal kasus kanker payudara dan kanker serviks. Harapannya, layanan deteksi dini di fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan fasilitator dan narasumber berkompeten dari Perkumpulan Subspesialis Radiologi Payudara dan Reproduksi Perempuan Indonesia serta tim Indonesian Women Imaging Society (IWIS). Para peserta mendapatkan materi teori dan praktik terkait teknik pemeriksaan, interpretasi hasil skrining, serta tata laksana rujukan bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Selain pembelajaran di kelas, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik lapangan yang dilaksanakan di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Ranomeeto, Puskesmas Lameuru, dan Puskesmas Konda. Pada kegiatan tersebut, tim pelatihan bersama peserta melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks secara gratis kepada masyarakat.
Sebanyak 106 perempuan menjadi sasaran pemeriksaan dalam praktik lapangan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi peserta pelatihan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui layanan skrining kesehatan yang mudah diakses dan tanpa biaya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan berharap pelatihan ini mampu memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, khususnya dalam upaya promotif dan preventif. Dengan semakin meningkatnya kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini, kasus kanker payudara dan kanker serviks diharapkan dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan efektif.
Program ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang merata hingga tingkat puskesmas, sebagai bagian dari visi pembangunan daerah menuju Konawe Selatan Setara, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.
